13 August 2026 KPM Wolwal Selatan

Pelatihan Produk Unggulan Pisang "Mihal Keripik", Langkah Nyata KBPM Untrib 2026 Dongkrak Ekonomi Warga Wolwal Selatan

WOLWAL SELATAN – Hasil pengamatan yang dilakukan peserta Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM) Universitas Tribuana Kalabahi 2026 beberapa waktu lalu akhirnya terwujud dalam tindakan nyata. Bersama segenap warga dan kaum ibu di Desa Wolwal Selatan, tim mahasiswa menggelar pelatihan pembuatan produk unggulan olahan pisang yang diberi nama Mihal Keripik. Melangkah dengan semangat yang dipegang bersama: "Bersama kita berkarya, bersama kita berdaya, bersama kita berdampak".

Kegiatan ini lahir dari kesadaran bersama akan melimpahnya hasil panen pisang yang tumbuh subur di tanah ini, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Dalam penyampaiannya, Ketua Kelompok KBPM, Ruhit Amir menyampaikan harapan yang tulus:

"Produk yang kami buat ini mungkin sudah banyak orang buat di luar sana, tapi hari ini kami buat terkhusus di Desa Wolwal Selatan ini. Semoga apa yang kami kerjakan bisa membantu warga di sini dalam sistem perekonomian. Harapan kami, produk ini tidak berhenti ketika kami kembali ke kampus, melainkan ibu-ibu dan masyarakat tetap melanjutkannya, bahkan bisa menjualnya hingga ke luar Desa Wolwal Selatan."

Sementara itu, salah satu pandangan mahasiswa menegaskan inti dari pengabdian ini:

"Selama di Wolwal Selatan, kami belajar bahwa kekayaan desa ada di tangan warganya sendiri. Pisang yang tumbuh subur di tanah ini adalah anugerah Tuhan yang luar biasa. Tugas kami bukan datang untuk mengajari segalanya, melainkan membantu warga melihat bahwa pisang bisa menjadi peluang usaha yang lebih besar. Keripik pisang hanyalah permulaan — jika dikelola bersama dengan baik, produk desa ini bisa dikenal jauh ke luar desa."

 

Rasa syukur dan antusiasme meluap dari hati masyarakat. Salah satu perwakilan warga mengungkapkan:

"Kami sangat senang kedatangan anak-anak mahasiswa. Selama ini pisang banyak sekali di kebun, tapi hanya dimakan begitu saja, bahkan tak jarang kami berikan untuk pakan hewan. Kini kami belajar membuat keripik dengan berbagai rasa, hal ini sungguh sangat bermanfaat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, dan Mihal Keripik khas Wolwal Selatan ini bisa dikenal luas oleh banyak orang."

Dengan penuh semangat gotong royong, pelatihan ini menjadi bukti bahwa perubahan dan kemajuan ekonomi desa dimulai dari kebersamaan memanfaatkan apa yang sudah Tuhan anugerahkan di tanah sendiri.