Proses Pengatapan Lopo, Mahasiswa KBPM, Masyarakat, dan Aparat Desa Maru Perkuat Semangat Gotong Royong
Desa Maru, 5 Agustus 2026, Kecamatan Pulau Pura – Mahasiswa Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM) yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa Maru, Kecamatan Pulau Pura, kembali melanjutkan program kerja pembangunan Lopo dengan memasuki tahap pengatapan. Tahap ini merupakan salah satu proses penting dalam pembangunan karena berfungsi melindungi bangunan dari panas dan hujan serta menyempurnakan struktur Lopo.
Sebelum proses pengatapan dimulai, mahasiswa KBPM bersama masyarakat serta aparat Desa Maru terlebih dahulu mempersiapkan seluruh bahan dan perlengkapan yang akan digunakan. Setelah semua bahan dipastikan siap, pemasangan atap dilakukan secara gotong royong dengan penuh ketelitian agar hasilnya rapi, kokoh, dan sesuai dengan konstruksi bangunan.
Selanjutnya, mahasiswa KBPM bersama masyarakat dan aparat desa memasang penutup atap pada rangka Lopo hingga seluruh bagian bangunan tertutup dengan baik. Kekompakan dan kerja sama yang terjalin antara mahasiswa, masyarakat, dan aparat desa menjadi kunci utama sehingga proses pengatapan dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan sesuai rencana.
Masyarakat serta aparat Desa Maru menyambut baik kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi kepada mahasiswa KBPM atas dedikasi serta semangat pengabdiannya. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu mempercepat pembangunan Lopo, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan melalui budaya gotong royong yang terus dijaga bersama.
Melalui proses pengatapan ini, mahasiswa KBPM berharap pembangunan Lopo dapat segera diselesaikan sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan di Desa Maru. Semangat kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa, masyarakat, dan aparat desa diharapkan menjadi bukti bahwa kerja sama yang baik mampu menghasilkan pembangunan yang bermanfaat serta berkelanjutan.